Ah, Cinta lagi.

Selalu seperti ini,

Semua kata parau,

Tentang memiliki seutuhnya,

Terucap lagi.


Dari kau, dirimu,

Dirinya dan berikutnya.

Semua akan berakhir sama.

“Kita memang di jalur berbeda”


Haruskanku mengakui?

Bahwa tak ada cinta sejati.

Salah satu dari kita akan mati,

Yang lain akan berjalan dan pergi.


Ku bukan tak mengerti,

tapi ucapan tersebut memiliki arti.

Bahwa kau ada selama nya disisi,

Atau itu cukup menenangkan hati?


Atau kah ku harus bertanya kepada diri sendiri,

Apa aku boleh bercinta kembali,

Atau ini hanya cerita di hari tua nanti?


Hanya karena cinta,

Kau hancur begini?

Hanya karena cinta,

Kau masih kuat berdiri?


Iya hanya karena cinta,

bisik ku dalam hati,

“Tapi kali ini,

Hanya cinta abadi ku ke diri sendiri.”

1 view0 comments

Recent Posts

See All